Beranda blog Halaman 3

Cegah Perilaku Seksis di Kampus, Perpustakaan Unibrah Gelar Diskusi tentang Seksisme

0

Sofifi,- Perpustakaan Universitas Bumi Hijrah (Unibrah) kembali menyelenggarakan diskusi online. Diskusi kali ini mengusung tema “Apa itu Seksisme, bagaimana bentuknya di Kampus dan cara penanganannya”. Hari Senin 20 Juni kemarin.

Inisiator diskusi, Abdul Gafur Thalib. Dosen sekaligus Kepala Perpustakaan Unibrah melalui pernyataan persnya menyampaikan, pihaknya sengaja mengusung tema tersebut sebagai upaya pencegahan munculnya pemikiran dan perilaku seksis di lingkungan akademik.

“Kami sengaja mengusung tema ini sebagai upaya mencegah pemikiran dan perilaku seksis di dalam kampus,” ujar Gafur. Selasa (21/6).

Dalam diskusi ini, Perpustakaan Unibrah mengundang Pipin Jamson, Dosen Fisipol UGM yang juga seorang aktivis perempuan. Melalui paparannya, Pipin menjelaskan sejumlah kewajiban kampus menurut Permendikbudristek No. 30/2021. Mengenai langkah langkah yang harus dilakukan dalam mengendalikan perilaku seksisme di lingkungan kampus.

Langkah langkah tersebut yaitu; 1). Pencegahan, yang meliputi Pembelajaran, Penguatan tata kelola dan  Penguatan budaya komunitas mahasiswa, pendidik, dan tenaga kependidikan.

Berikutnya adalah; 2). Pemeriksaan, yaitu Mengumpulkan keterangan/dokument; dilakukan terhadap korban, saksi, dan/atau terlapor; rekomendasi.

Dan selanjutnya yaitu; 3). Penanganan, yaitu tahap Pendampingan, perlindungan, pengenaan sanksi administratif dan pemulihan korban.

“Semoga (diskusi) ini menjadi contoh bagi kampus-kampus lain terutama kampus kampus yang berada di Maluku Utara, dalam upaya untuk membangun kampus yang merdeka dari Seksime,” pungkas Pipin.

Didapuk sebagai moderator diskusi, Murdiansyah S. A. Karim, Ka.Prodi Ekonomi Unibrah. Turut  hadir  dalam diskusi, sejumlah dosen, Kepala Pogram Studi dan Civitas Akademika Universitas Bumi Hijrah. Diskusi sendiri berlangsung secara daring sejak pukul 14.00 WIT.

Reporter : Aalbanjar
Editor : Redaksi

Ketua Umum Gekrafs Kawendra Lukistian Apresiasi Kerjasama DPW Gekrafs Malut dan Unkhair Ternate

0

Ternate,- Ketua Umum DPP Gekrafs mengapresiasi penandatanganan MOU Kerjasama antara DPW Gekrafs Malut dengan Universitas Khairun Ternate. Kamis (16/6).

Penandatanganan MOU Kerjasama sendiri disaksikan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang juga Ketua Dewan Pembina DPP Gekrafs, Sandiaga Salahudin Uno usai memberikan Kuliah Umum di hadapan para mahasiswa siang tadi.

MOU Kerjasama ini ditandatangani bersama oleh Imran Guricci, Ketua DPW Gekrafs Malut dan Dr. M. Ridha Ajam, M.Hum, Rektor Universitas Khairun Ternate.

Menyikapi kerjasama tersebut, Ketua Umun DPP Gekrafs, Kawendra Lukistian melalui pernyataan persnya menyampaikan apresiasi atas langkah yang dilakukan oleh Gekrafs Malut. Ia menilai, kerjasama yang diresmikan hari ini dapat menjadi pondasi yang kuat dalam mengakselerasi kreativitas dengan tetap bermuatan akademik.

Kawendra Lukistian, Ketua Umum DPP Gekrafs

“Saya apresiasi langkah Gekrafs Malut,  dengan penandatangan MOU ini, harapan saya, para pelaku ekraf secara pondasi semakin kuat, karena tidak hanya mengakselarasi kreativitas tapi juga memperkuat muatan secara akademik. Semoga semakin banyak mahasiswa yang siap bersama-sama membangkitkan perekonomian bangsa melalui sektor ekraf,” ungkap Kawendra.

Sementara itu, Rektor Unkhair Dr. M. Ridha Ajam, M.Hum menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam kerjasama hari ini, yaitu DPW Gekrafs Malut dan Yayasan Indonesia Setara.

“Kita mengapresiasi Gekrafs Maluku Utara yang sudah bersedia bermitra dengan Unkhair dalam bentuk MoU ini. Ini adalah langkah awal untuk kita sama-sama mengembangkan Eknomi kreatif di Maluku Utara. Terima Kasih juga buat Yayasan Indonesia setara yang telah memberikan pelatihan Digital Marketing,” tutur Rektor.

Adapun mengenai bentuk kerjasama, Ketua Gekrafs Malut, Imran Guricci menjelaskan MOU yang ditandatangani siang tadi melingkupi beberapa program yang akan dilaksanakan bersama secara strategis maupun taktis, baik oleh Gekrafs Malut maupun oleh Universitas Kharun. Kerjasama tersebut akan dikemas dalam sebuah program yang disebut Gekrafs Preneur.

” Terdapat beberapa poin kerjasama yang disepakati hari ini, antara lain ; Gekrafs Malut dan Unkhair akan melaksanakan Gekrafs Preneur secara rutin, adapun item  kegiatan Gekrafs Preneur sendiri meliputi; Penyelengaraan Seminar, diskusi maupun workshop dan training untuk menumbuhkan jiwa enterpereneursip. Selain itu kerjasama ini juga untuk mendukung program Merdeka Belajar di kampus Unkhair,” tutup Imran.

Reporter : Yus
Editor : Redaksi

Indonesia Jadi Negara Ekonomi Terbesar di 2045 ; Kuliah Umun Sandiaga Uno di Unkhair Ternate

0

Ternate,- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno hari ini hadir memberi kuliah umum di hadapan ratusan Mahasiswa di Aula Nuku Kampus II Unkhair Ternate. Selasa (16/6)

Kuliah dengan tema Peran Entrepreneurship dalam Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pasca Pandemi Covid 19 tersebut digelar oleh DPW Gekraf Maluku Utara bekerja sama dengan Unkhair Ternate dan Yayasan Indonesia Setara.

Dalam paparannya Bang Sandi mengajak anak muda dan mahasiswa untuk ikut menggerakkan perekonomian demi mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur. Ia menghimbau agar para mahasiswa berupaya menciptakan lapangan kerja, tidak hanya menjadi pencari kerja.

Terdapat tiga syarat sukses yang dikemukakan Bang Sandi dalam kuliahnya pagi tadi, yaitu Inovatif, Adaptif dan Kolaboratif

“Dulu kita sukses hanya dengan cara sendiri-sendiri. Namun sekarang kita harus bersilaturahim,” ujar Sandi.

“Silaturahim adalah cara untuk kita mendapatkan rezeki yang halal dan medapatkan umur yang panjang,” lanjutnya.

Dalam kesempatan ini Sandiaga juga mendorong agar anak muda harus menjadi solusi dari permasalahan bangsa yang kini dalam keadaan ekonomi yang tidak baik. Harga bahan Pangan, Biaya Pendidikan, dan Kesehatan semakin tinggi.

“Jadilah agen perubahan jangan jadi agen rebahan, Perubahan ada di depan mata,” tutur Sandi.

Di akhir kuliahnya, Mas Menteri juga menyampaikan target pemerintah Indonesia menjadi negara dengan ekonomi terbesar no. 5 di dunia. Karena itu ia berharap para mahsiswa bisa menjadi pemain utama dalam kemajuan Indonesia ke depan.

Usai memberi kuliah umum, Sandiaga Uno kemudian ikut menyaksikan penandatangan MOU antara DPW Gekrafs Maluku Utara dan Unkhair Ternate, sebagai bentuk komitmen kerjasama Gekrafs dengan Kampus untuk meningkatkan SDM di Maluku Utara.

Ditanya mengenai lingkup kerjasama tersebut, Ketua Gekrafs Malut menjelaskan bahwa kerjasama ini terkait pelaksanaan kegiatan pembinaan enterpreuneship yang meliputi pelatihan, dikusi, pentas seni dan ragam kegiatan lain, guna mendukung program Merdeka Belajar di Unkhair Ternate.

Hadir juga dalam kuliah umum pagi tadi, Rektor Unkhair Dr. M. Ridha Ajam, M.Hum, CEO Glek Aresdi Mahdi dan para pengurus DPW Gekrafs Maluku Utara dan DPC Gekrafs dari berbagai kabupaten/kota di Maluku Utara.

Reporter : Yus
Editor : Redaksi

Imran Guricci Ajak Mahasiswa Jadi Pengusaha dalam Pelatihan Digital Marketing Gekrafs di Unkhair Ternate

0

Ternate,- DPW Gekrafs Maluku Utara menggelar pelatihan digital marketing pariwisata dan ekonomi kreatif pada Rabu 15 Juni 2022.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Bidang Event DPW Gekrafs Malut tersebut bertempat di Aula Nuku gedung rektorat Universitas Khairun Ternate. Hadir menjadi pemateri dalam pelatihan hari ini adalah Founder & CEO GLEK Aresdi Mahdi dan Founder Dapur Emak-emak yang juga Ketua DPW Gekrafs Malut Imran Guricci.

Dihubungi Sentra, Ketua DPW Gekrafs Malut Imran Guricci menyampaikan pelatihan hari ini adalah upaya Gekrafs Malut untuk melahirkan pengusaha-pengusaha baru di Maluku Utara. Menurutnya mahasiswa saat ini harus mulai berfikir menjadi pengusaha dan membuka lapangan pekerjaan.

“Mahasiswa harusnya jangan berpikir cari kerja, tapi membuka lapangan kerja. Kalau 1 orang mahasiswa bisa mempekerjakan 10 orang maka kita bisa membantu menyelesaikan pengangguran di Malut,” ujar Imran.

“Di ruangan ini ada hampir 300 orang. Mahasiswa harus jadi pengusaha untuk membantu bangsa. Bukan membebani bangsa dengan lulus sebagai pengangguran,” pungkas Imran.

Kegiatan pelatihan sendiri diikuti oleh hampir 300 orang peserta, bertindak sebagai moderator adalah Dosen Usaha Perjalanan Wisata Unkhair Mustafa Mansur, S.S.,M.Hum.

Hadir juga dalam kegiatan hari ini Rektor Universitas Khairun Dr. M.Ridha Ajam, M. Hum, Perwakilan Yayasan Setara Indonesia, Perwakilan Bank Indonesia serta seluruh civitas akademika Universitas Khairun.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang semula dijadwalkan hadir memberi kuliah umum. Menurut Informasi, Bang Sandi baru dapat hadir pada Kamis 16 Juni 2022 di Universitas Khairun.

Reporter : Yus
Editor : Redaksi

Festival Musik Tradisional Indonesia Bertajuk Marasante Resmi Dibuka Walikota Tidore

0

Tidore,- Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) resmi dibuka oleh Walikota Tidore, Capt. Ali Ibrahim, MH di Pantai Tugulufa. Selasa malam.

Festival musik bertajuk Marasante ini digelar atas kerjasama Dirjen Perfilman dan Media Kemendikbud dengan Pemerintah Kota Tidore dan sejumlah komunitas seni di Tidore, yang dilaksanakan pada 14 sampai 15 Juni 2022.

Pada acara pembukaan yang dimeriahkan dengan penampilan tari tradisional Tidore, hadir dan memberi sambutan, Direktur Jendral Perfilman dan Media Kemendikbud, Ahmad Mahendra.

Dalam sambutannya Ahmad menyampaikan, pihaknya memiliki visi untuk mengembalikan, mengembangkan dan melestarikan musik tradisi di Indonesia. Menurutnya, terdapat 5 kota yang menjadi destinasi gelaran FMTI, sebelumnya festival serupa telah digelar di Toba dan di Labuan Bajo. 

Walikot Tidore dan Dirjen Kemendikbud membuka FMTI 2022 j

“Tentu kami sangat bersemangat terhadap musik-musik yang ada di Nusantara. Tahun lalu ada dua, di Toba dan Labuan Bajo. Sejatinya ada 5 destinasi, namun demi Tidore saya belokkan ke Tidore. Dan ini berlaku untuk tiga tahun,” jelas Ahmad (14/6).

Keberadaan FMTI menurut Ahmad, dapat memperkuat ekosistem musik dan seni di tengah kian tumbuhnya komunitas kreatif di Tidore.

“FMTI ini tentu kita akan memperkuat ekosistem musik terutama di komunitas-komunitas. Saya sangat optimis dengan karya anak-anak muda disini, mereka sudah cukup mampu untuk mengembangkan diri,” ungkap Ahmad.

Sementara itu, Walikota Tidore, Capt. Ali Ibrahim memberi apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia berjanji akan mendukung sepenuhnya kegiatan-kegiatan strategis seperti ini.

“Semoga kegiatan ini menjadi agenda rutin kolaborasi antara Kemendikbud dan komunitas-komunitas di tahun-tahun yang akan datang. Pemerintah daerah siap mendukung sepenuhnya  kegiatan-kegiatan strategis seperti ini kedepan,” jelasnya.

Acara pembukaan malam tadi pun diakhiri dengan pemukulan gong oleh Walikota Tidore didampingi Dirjen dan sejumlah pejabat daerah, sebagai tanda telah dibukanya Festival Musik Tradisional Indonesia di Tidore.

Reporter : Aalbanjar
Editor : Redaksi

Menteri Sandiaga Uno Dijadwalkan Beri Kuliah Umum Digital Marketing di Unkhair Ternate

0

Ternate,- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahudin Uno, dipastikan hadir di kampus Unkhair Ternate hari Rabu esok.

Kehadiran Sandiaga Uno di Unkhair guna memberi kuliah umum, sekaligus membuka pelatihan digital marketing pariwisata dan ekonomi kreatif yang digagas oleh DPW Gekrafs Malut bekerja sama dengan Unkhair Ternate dan Yayasan Indonesia Setara asuhan Sandiaga Uno.

Dihubungi Sentra terkait agenda esok, Ketua DPW Gekrafs Malut Imran Guricci menyampaikan, kehadiran Menteri Sandiaga Uno di Ternate adalah salah satu bentuk komitmen Gekrafs dalam mendorong peningkatan SDM di Maluku Utara.

“Gekrafs Malut dengan Unkhair sama-sama berkomitmen memajukan SDM Maluku Utara, terutama di bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kerja sama ini sudah digagas sejak beberapa bulan yang lalu,” jelas Imran. Selasa (14/5).

Ketua DPW Gekrafs Malut, Imran Guricci bersama Menparekraf Sandiaga Uno

Menurut Imran Kehadiran Bang Sandi yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina Gekrafs adalah sebuah kesempatan langka yang harus dimanfaatkan oleh para milenial Maluku Utara.

“Ini adalah kesempatan terbaik bagi generasi muda Maluku Utara untuk belajar langsung dari Bang Sandi,  sebuah kesempatan langka, semoga dimanfaatkan sebaik mungkin oleh teman-teman milenial Ternate, mari temukan inspirasi dari beliau untuk membangun Maluku Utara,” tegas Imran.

Selain Menteri Sandiaga, didapuk sebagai pembicara dalam agenda Rabu esok di antaranya; Rektor Unkhair DR. M. Ridha Ajam, M. Hum, Founder Dapur Emak-Emak Imran Guricci dan CEO Glek Aresdi Mahdi. Kegiatan pelatihan sendiri dijadwalkan akan dimulai pukul 07.30 WIT di Aula Nuku – Unkhair Ternate.

Reporter : Yus

Editor : Redaksi

Puta Dino, Favorit Pengunjung Booth BPD Malut di HUT HIPMI

0

Jakarta,- Perayaan HUT ke-50 HIPMI di JCC Senayan diramaikan dengan pameran aneka produk UMKM dari seluruh Indonesia.

Booth BPD HIPMI Malut sendiri menampilkan sejumlah produk UMKM dari berbagai kabupaten/kota di Maluku Utara. Salah satu produk yang menjadi andalan di booth tersebut adalah Tenun Tidore Puta Dino.

Tenun tradisional khas Tidore tersebut dilabel dengan brand Puta Dino Kayangan. Brand asuhan Anita Gathmir yang beberapa waktu lalu tampil dalam perhelatan New York Fashion Week.

Kehadiran Puta Dino dalam perayaan HUT HIPMI menjadi daya tarik khusus di booth BPD Maluku Utara. Ketua BPD HIPMI Malut Sofyan Sangaji saat disambangi Sentra ke lokasi HUT menjelaskan, pihaknya sengaja menampilkan Puta Dino yang kini semakin dikenal secara nasional, bahkan internasional.

Sofyan M.U. Sangaji, Ketua BPD HIPMI Malut

“Tentu saja Puta Dino jadi andalan kami di stan BPD Malut, tenun Tidore ini sudah dikenal luas tidak hanya di Indonesia bahkan Internasional,” ungkap Sofyan. Minggu (12/6)

Tidak lupa ia juga menyampaikan apresiasi HIPMI Malut kepada founder Puta Dino Kayangan Anita Gathmir.

“Kami dari BPD HIPMI menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Ibu Anita dan tim Puta Dino Kayangan yang sudah bekerja keras bertahun-tahun memunculkan lagi Puta Dino yang sempat hilang ratusan tahun,” lanjut Sofyan.

Sementara itu, penanggung jawab booth BPD HIPMI Malut Siti Sahra menyampaikan, meskipun dibanderol dengan harga yang relatif tinggi tenun Puta Dino sepertinya tetap menarik minat para pengunjung booth.

“Sejauh ini untuk produk fashion, tentu Puta Dino yang dicari pengunjung ke stan kita, hari ini saja sudah laku 10 lembar kain tenun,” jelas Sahra.

Adapun produk lain yang juga diburu oleh pengunjung adalah produk kuliner dabu-dabu ikan tore Tanawan dan minyak herbal VCO (Virgin Coconut Oil) Jouno Home Industry dari Topo Tidore.

Reporter : Mw
Editor : Redaksi

Ambil Bagian pada Perayaan HUT HIPMI ke-50, BPD Malut Promosikan UMKM Maluku Utara

0

Jakarta,- Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) merayakan HUT ke 50. Perayaan HUT Kali ini dipusatkan di JCC Senayan dengan mengusung tema “Bersama Mewujudkan Indonesia Emas 2045”. Jum’at 10 Juni 2022.

Hadir dalam perayaan tersebut Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju. Kegiatan Perayaan sendiri di buka dengan Laporan Ketua Umum Mardani H. Maming dan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Dewan Pembina HIPMI yang juga Menteri Investasi RI Bahlil Lahadalia sebelum dibuka secara resmi oleh Presiden Jokowi.

Dijumpai Sentra seusai opening ceremony, Ketua BPD HIPMI Maluku Utara Sofyan M U Sangaji yang memimpin kontingen Maluku Utara menyampaikan, perayaan HUT ke-50 ini adalah momentum penting.

Booth BPD HIPMI Malut di JCC Senayan

Momentum perayaan ini menurut Sofyan harus dimanfaatkan oleh kader-kader HIPMI Malut untuk membangun dan memperluas relasi bisnis. Selain itu, HIPMI Malut juga ambil bagian dalam pameran produk lokal di Lokasi Perayaan HUT. Sejumlah produk UMKM pun ikut meramaikan booth HIPMI Malut di Assembly Hall JCC Senayan.

“Momentum perayaan HUT Kali ini harus dimanfaatkan oleh teman-teman HIPMI Malut untuk memperluas relasi bisnisnya juga membangun jaringan bisnis agar dapat memaksimalkan peluang yang ada di Maluku Utara,” ujar Sofyan.

Ia juga mengharapkan kegiatan HUT HIPMI kali ini semoga menjadi pelecut semangat para kader HIPMI Malut untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

“Kehadiran kita di Perayaan ini semoga menjadi motivasi bagi rekan-rekan HIPMI Malut untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah,” pungkas Sofyan.

Reporter : Mw
Editor : Redaksi

Respon Persoalan Dunia Usaha, Ishak Naser Gelar Dialog dengan Komunitas UMKM

0

Tidore,- Komunitas UMKM Tidore melakukan pertemuan dengan Ketua Komisi II DPRD Provinsi Maluku Utara Ishak Naser, menindaklanjuti hasil diskusi publik di Universitas Nuku Tidore.

Pertemuan berlangsung di RM Dalu-Dalu Tomagoba. Dari pantauan Sentra, terdapat kurang lebih 20 pegiat UMKM hadir dalam pertemuan yang merupakan tindak lanjut dari diskusi publik yang dilaksanakan di Universitas Nuku beberapa hari yang lalu tentang “Peran UMKM dan Ekonomi Kreatif dalam Menopang Home Industry”.

“Ini adalah tindak lanjut dari diskusi publik di Universitas Nuku yang berkembang membahas berbagai persoalan, potensi  tersebut (UMKM) cukup besar. Namun tidak diperhatikan oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kota Tidore,” ujar Ishak. Sabtu (4/6).

Ia menambahkan, selaku anggota DPRD Provinsi, pihaknya merasa terpanggil untuk merespon semua persoalan yang berkembang dalam diskusi publik tersebut. Ia berharap diskusi yang dilakukan jangan hanya habis di wacana semata, melainkan harus di follow up.

“Saya sebagai DPRD provinsi, mengontrol pemerintah provinsi. Saya terpanggil dan merespon semua persoalan yang berkembang dalam diskusi publik itu,” terangnya.

Ishak mengaku, pihaknya meminta komunitas UMKM untuk difasilitasi dan bertemu di forum ini guna identifikasi problem dan kebutuhan UMKM.

“Jadi kita tidak hanya bicara, diskusi ngarol ngidul saja, tapi fokus pada hal-hal yang substantif yang perlu kita lakukan dan Insya Allah ini jadi kewajiban saya untuk memperjuangkannya masuk dalam APBD provinsi,” tegas Ishak.

Sementara itu, turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua BPC HIPMI Kota Tidore Kepulauan Asril Bayan. Saat dimintai tanggapannya, Asril mengaku sangat mengapresiasi pertemuan hari ini. Ia berharap semoga langkah ini juga di lakukan oleh Anggota DPRD yang lain.

“Kami berharap pertemuan semacam ini dilakukan juga oleh anggota DPRD yang lain. Agar dapat mengetahui persoalan-persoalan mendasar yang dialami para pengusaha, terutama di bidang UMKM dan Ekonomi Kreatif,” pungkas Asril.

Reporter : Aalbanjar
Editor : Redaksi

Ketua Hipmi: Pemerintah Kota Ternate Harusnya Malu

0

Ternate,- Perkembangan UMKM bidang Food and Baverages di Kota Ternate dua tahun ini meningkat drastis. Hal ini terlihat dengan menjamurnya kedai kopi (Coffee shop) di hampir setiap sudut kota.

Menurut Ketua Hipmi Ternate Fitrah Akbar Muhammad, S.E., M.Ak, yang juga merupakan salah seorang pengusaha kedai kopi, perkembangan ini tidak terlepas dari perkembangan industri kopi secara nasional maupun internasional. Selain itu terdapat beberapa faktor yang membuat pertumbuhan kedai kopi meningkat drastis.

“Perkembangan kedai kopi di Kota Ternate yang meningkat pesat beberapa tahun terakhir ini tentu karena pengaruh perkembangan industri kopi secara nasional maupun internasional,” ungkap Fitrah. Selasa (31/5).

Fitrah menyampaikan, mayoritas pelaku usaha kedai kopi di Ternate saat ini adalah anak-anak muda, yang kuliah dan mempelajari keterampilan kopi dari di Kota-Kota besar.

Keterampilan tersebut kemudian dibawa pulang dan diimplementasikan melalui bisnis kedai kopi. Di kota-kota  besar seperti Jakarta, Bandung, Jogja dan Makassar, perkembangan bisnis kopi jauh lebih pesat.

Ia melanjutkan, salah satu faktor yang mendorong perkembangan tersebut adalah budaya nongkrong di kedai kopi (Ngopi) yang sudah menjadi kebiasaan di kalangan anak muda hari ini, sehingga kemudian tumbuh menjadi peluang bisnis baru.

Perkembangan suatu industri selalu menimbulkan permasalahan-permasalahan mendasar. Demikian juga pada industri kopi, seperti; masalah bahan baku, SDM dan mahalnya biaya ekspedisi.

“Sebenarnya kalau mau dilihat lebih jauh lagi, masalah yang dihadapi industri kopi sangat kompleks tetapi yang paling utama adalah kompetensi SDM, Ketersediaan stok bahan baku dan biaya Pengiriman yang mahal, ini sebenarnya yang sering menjadi bahan diskusi di kalangan para pelaku usaha kedai kopi,” lanjutnya.

Di bidang SDM, masih banyak Barista yang memang belum kompeten. Para pelaku usaha terpaksa mempekerjakan SDM yang ada sembari berupaya meningkatkan kemampuan mereka,  baik dengan mengajarkan atau mensekolahkan mereka ke luar kota. Pemerintah Kota Ternate sendiri dalam 5 tahun terakhir belum pernah menyelenggarakan DIKLAT terkait kebaristaan.

“Baru saja hari ini saya dapat info bahwa Balai Diklat Industri Makassar menyelenggarakan Diklat Barista dan menyurat ke Pemerintah Kota Ternate untuk mengirimkan 3 orang sebagai peserta diklat. Bagi saya Pemerintah Kota Ternate terutama Disperindag harusnya malu, kok bisa daerah lain lebih peduli SDM di Kota Ternate daripada pemerintahnya sendiri,” tegas Fitrah.

“Informasi mengenai permintaan tersebut tidak dipublikasikan atau diinformasikan kepada para pelaku usaha tetapi malah melakukan “operasi senyap” asal tunjuk yang penting kenal dan punya hubungan kekerabatan, kan jadi makin rusak pengelolaan SDM-nya,” pungkas Fitrah

Pemerintah Kota Ternate diharapkan bisa melakukan evaluasi terhadap dinas-dinas terkait dan dapat memperhatikan dan melibatkan para pelaku usaha dalam pengambilan keputusan.

Reporter : Yus
Editor : Redaksi
Sumber : Rilis BPC Hipmi Kota Ternate

error: Content is protected !!