Dukung Nurkholis, Musisi Ternate Gelar Seni Jalanan untuk Kebebasan

0
78

Ternate,- Musisi jalanan di Kota Ternate menggelar panggung terbuka bertemakan “seni jalanan untuk kebebasan” di Taman Film Benteng Oranje.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.10 WIT ini merupakan bentuk dukungan terhadap Nurkholis Lamaau, redaktur cermat.co.id yang mengalami intimidasi beberapa waktu yang lalu.

Dukungan tersebut dipublikasikan melalui layar videotron dengan menampilkan kronologi singkat terkait intimidasi, kekerasan, hingga ancaman yang menimpa Nurkholis.

Ancu, salah seorang musisi jalanan, mengatakan ini merupakan rangkaian dari aksi dukungan terhadap Nurkholis, yang sudah dilakukan sebelumnya.

“Seni jalanan untuk kebebasan ini memang konsepnya dibuat terbuka, agar publik bisa ikut menyaksikan,” ujar Ancu kepada wartawan, Selasa (13/9).

Rencananya, aksi seni jalanan untuk kebebasan tersebut bakal digelar setiap hari. “Lokasinya di Taman Film Benteng Oranje dan beberapa tempat lainnya,” jelas Ancu.

Sebelumnya, opini satire berjudul ‘hirup debu batubara dapat pahala’ yang ditulis Nurkholis, tayang di rubrik perspektif cermat.co.id pada Selasa (30/8).

Opini tersebut merespon pernyataan Wawali Tidore, Muhammad Sinen, saat memberi sambutan dalam pembukaan pertandingan domino di Kelurahan Rum Balibunga, Tidore Utara, pada Minggu (28/8).

Buntut dari opini tersebut, Nurkholis kemudian didesak oleh Usman, kerabat Wawali Tidore untuk menghapus tulisannya, pada Rabu (31/8) pukul 00.10 WIT.

Selain diminta menarik tulisannya, Nurkholis juga mengalami pemukulan oleh Arianto Maradjabessy, ponakan wawali, pukul 09.00 WIT. Kejadian tersebut terjadi di ruumah mertua Nurkholis dan disaksikan sang istri serta adik iparnya.

Atas perbuatannya, Arianto dalam sidang di Pengadilan Negeri Soasio beberapa waktu lalu telah dijatuhi hukuman 1 bulan, dengan masa percobaan 3 bulan.

Reporter : Yus
Editor : Redaksi