Panwaslu Tidore Selatan Luncurkan Kelurahan Tomalou Jadi Kampung Pengawasan Pemilu Bermartabat

Tidore – Kelurahan Tomalou resmi ditetapkan sebagai Kampung Pengawasan Pemilihan Umum Bermartabat (KALIBER).

Peluncuran KALIBER ini dilaksanakan oleh Panwaslu Kecamatan Tidore Selatan, yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Tomalou Kota Tidore. Selasa (21/11) malam.

Saat sambutan, Anggota Bawaslu Provinsi Maluku Utara, Rusly Saraha, Sebelum meresmikan peluncuran Tomalou sebagai KALIBER, mengatakan Tomalou merupakan salah satu kampung di Tidore Kepulauan yang terbilang besar dan terkenal akan nilai-nilai yang sangat kuat, baik agama, sosial, dan budaya.

Selain itu, menurut Rusly, Tomalou adalah kampung yang memiliki kemandirian di segala lini. Karena itu, Tomalou pantas dan layak untuk dijadikan sebagai salah satu kampung percontohan pemilu bermartabat di Kota Tidore.

Lebih lanjut, inisiator KALIBER ini menjelaskan jalan pikiran konsep tersebut, yaitu membangun konsep kampung percontohan pemilu bermartabat, yang mana dimulai dari wilayah di luar pusat sebuah kota.

“Kampung percontohan ini, tidak bisa ditengah-tengah kota, tetapi di wilayah luar pusat kota. Jadi jalan pikirannya begitu,” jelas Uchy, sapaan karib Rusly.

Ia juga mengapresiasi Bawaslu Kota Tidore dan Panwaslu Kecamatan Tidore Selatan, karena telah meluncurkan Tomalou sebagai kampung terakhir yang di tetapkan sebagai Kaliber.

Sementara itu, Lurah Tomalou Janhar Rabo dalam sambutannya sangat merespon baik dan memberi ucapan terimakasih karena Tomalou dapat terpilih untuk diluncurkan sebagai Kaliber oleh Bawaslu Tidore dan Panwaslu Kecamatan Tidore Selatan.

Janhar menambahkan, oleh karena Pemilu merupakan wujud penegakan kedaulatan rakyat, ia berharap dengan kehadiran tokoh-tokoh masyarakat Tomalou dalam acara launching Kaliber, agar sama-sama aktif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketentraman jelang Pemilu 2024 hingga selesai.

“Sebab Tomalou merupakan salah satu kelurahan yang tingkat tensi politiknya boleh dibilang sangat tinggi,” ujarnya.

Senada, Tokoh Pemuda Kelurahan Tomalou Abdullah Dahlan saat memberikan sambutan, secara gamblang mengatakan warga Kelurahan Tomalou sudah terbukti memiliki rasa persatuan yang sangat kuat.

Hal itu, kata Abdullah, bisa dilihat dari budaya keseharian masyarakat yang masih menjunjung tinggi nilai gotong royong. Namun, mengenai persoalan politik, masyarakat Tomalou sangat rentan terhadap perbedaan.

Abdullah menyebut hal ini bukan berarti negatif atau juga buruk, melainkan sebuah hal positif yang baik dalam berdemokrasi yang ia sebut dinamika.

“Jadi tinggal bagaimana diawasi dan dikontrol agar enak dilihat sebagai sebuah dinamika,” ujar Abdullah.

Ia berharap, dengan launching-nya Kaliber di Tomalou, yang ditandai lewat ikrar maupun penandatanganan nota kesepahaman bersama dengan masyarakat, Tomalou dapat menjadi kampung yang bermartabat pada pelaksanaan pemilu nanti.

Untuk diketahui, kegiatan ini dihadiri anggota Bawaslu Provinsi Maluku Utara, Rusly Saraha, Kapolsek Tidore Selatan, Kepala Kelurahan Tomalou, Ketua PKK Kelurahan Tomalou, Tokoh Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Tokoh Perempuan Kelurahan Tomalou

Reporter: MRS